.

Header ads

Header ads

Kodiklatad Pecat Seorang Prajurit Karena KDRT dan Poligami

Foto : Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kodiklatad Kolonel Inf Ruslan SE MM, saat memimpin
Upacara PTDH Koptu Adi Purnomo di lapangan upacara Makodiklatad Jalan Aceh No. 50, Bandung, Kamis (31/1).

BANDUNG - Terlibat kasus KDRT dan Poligami seorang oknum prajurit TNI - AD dari kesatuan Kodiklatad dipecat dari kedinasan. Tindakan tegas tersebut diambil satuan, akibat perbuatannya, Koptu Adi Purnomo yang telah mencemarkan nama baik kesatuan.

Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kodiklatad Kolonel Inf Ruslan SE MM, mewakili Komandan Kodiklat Angkatan Darat (Dankodiklatad) Letnan Jenderal TNI AM Putranto S. Sos, memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap seorang Prajurit A.n Koptu Adi Purnomo, kasus KDRT dan Poligami.


Upacara PTDH digelar di lapangan upacara Makodiklatad Jalan Aceh No. 50, Bandung, Kamis (31/1).

Dalam sambutan Komandan Kodiklatad, dibacakan oleh Dandenma, "Pemberhentian tidak dengan hormat diberikan kepada seseorang akibat perbuatan, tindakan, tingkah lakunya yang telah menyebabkan pencemaran nama baik satuan atau merugikan sistem organisasi khususnya Kodiklat Angkatan Darat, pemberian hukuman mengandung arti dan makna yang mendalam serta dapat menimbulkan dampak terhadap maju mundurnya organisasi, hukuman harus diterapkan dengan sungguh -sungguh oleh seluruh organisasi demi memperoleh kemajuan dan perkembangan kearah yang lebih baik" Tegas Dankodiklatad.

Selanjutnya, "Komandan berpesan agar peristiwa seperti ini dapat dijadikan pelajaran dan pengalaman yang berharga, untuk direnungkan dan dicamkan ke lubuk hati yang paling dalam dan berusaha untuk memperbaiki diri, sehingga tidak terulang kembali dimasa mendatang, serta dengan putusan ini dapat memberikan perubahan dan manfaat, tidak hanya bagi diri sendiri, juga bermanfaat bagi lingkungan, institusi, masyarakat serta negara"

Kepada Prajurit dan PNS Makodiklatad hendaklah hal ini dapat dijadikan sebagai contoh dan pengalaman pahit serta efek jera, jangan sampai hal serupa kembali terjadi kepada personel lainnya di Kodiklatad dan jajaran nya. (Don/Pnk)

Posting Komentar

0 Komentar