.

Header ads

Header ads

Resimen Armed 2/1 Kostrad Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu 2019


PURWAKARTA - Personel Polri - TNI menahan kericuhan massa yang kecewa atas hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pemilu 2019 dalam simulasi pengamanan Pemiihan Legeslatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Lapangan Batalyon Armed 9 Pasopati, Kamis (14/2/2019).


Hadir pada simulasi Pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 tersebut, yang diselenggarakan Resimen Armed 2/1 Kostrad di Lapangan Batalyon Armed 9/Pasopati, diantaranya, Pangdiv 1 Infanteri Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman, Danmen Arm 2/1 Kostrad Kolonel Arm Yuniar Dwi Hartono, Danyon Arm 9/Pasopati Mayor Arm Andi Ahmad Afandi , Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Yogi Nugroho, Waka Polres Purwakarta Kompol Ujang Syafei, Wakil Bupati Purwakarta H Aming, dan para tamu undangan.

Dalam simulasi ini, puluhan massa dari partai politik diibaratkan hadir mendatangi kantor KPU. Massa dalam simulasi ini, memprotes hasil Pemilu yang dinilai mengecewakan.

Aksi simulasi ini awalnya dimulai dengan damai dan penuh perdebatan. Namun secara cepat, massa langsung ricuh bergitu hasil diumumkan. Bahkan, massa ini ada yang membawa balok kayu dan batu.

Aparat yang bersiaga pun langsung memberikan peringatan pada massa agar tidak bertindak anarkis. Namun peringatan itu diacuhkan, hingga massa semakin beringas dan mulai menyerang dan melempar aparat keamanan.

Tim pengamanan lapis pertama yang merupakan negosiator kemudian mundur berganti pasukan lapis kedua menahan laju pergerakan massa. Tim lapis kedua yang dilengkapi perisai dan tongkat ini menerima serangan massa.

Massa terus berusaha masuk ke dalam kantor KPU, membuat aparat pengamanan harus menurunkan tim lapis ketiga yakni menurunkan pengamanan. Tim ini langsung meluncurkan water canon untuk menghalau massa.

Kedatangan tim lapis ketiga pun membuat massa semakin terdesak saat kendaraan water canon datang ke lokasi dan langsung menyemprotkan air bertekanan tinggi. Semprotan air itu membuat para demonstran kocar-kacir berlarian.

Petugas pun langsung bergerak cepat mengamankan provokator penyerangan. Kemudian, tim medis bergerak menyelamatkan sejumlah pedemo yang terluka dan menariknya ke dalam mobil ambulans untuk penanganan medis.

"Hari ini melakukan latihan pengamanan dalam rangka meningkatkan kemampuan aparatur keamanan. Baik TNI, Polri, dan instansi terkait dalam pengamanan Pemilu," kata Pangdiv 1 Kostrad Manjen TNI Agus Rohman yang hadir menyaksikan simulasi pengamanan Pemilu 2019 yang di gelar Resimen Armed 2/1 Kostrad di lapangan Batalyon Armed 9 Pasopati.

Pangdiv 1 Kostrad, menyebutkan dalam latihan simulasi ini, pihaknya mengedepankan sinergitas antara TNI dan Polri, untuk bisa bahu membahu melakukan pengamanan- pengamanan yang diperlukan ketika aksi anarkis nantinya benar-benar terjadi.

"Ini juga merupakan bentuk kesiapan kami dalam mengamankan Pemilu 2019,bila diperbantukan," tambahnya.

Dijelaskannya, simulasi ini bertujuan untuk menghadapi pesta demokrasi baik legeslatif maupun pilpres. "Kita sebagai aparat TNI - Polri yang bisa menjaga dan melaksanakan kelancaran pesta demokrasi. Biasanya kita menjaga dan timbulnya sinergitas TNI - Polri yang mungkin menghadapi kemungkinan kemunginan yang akan terjadi pada saat pelaksanaan," jelasnya

Simulasi ini merupakan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi timbulnya gejolak pada penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019. Guna memberikan rasa aman, nyaman, lancar, tertib dan damai.

"Saya berharap, dalam rangka membangun negara ini menjadi lebih bagus ke depannya, salah satunya dengan jalannya pelaksanaan pesta demokrasi yang lancar, aman ,tertib dan damai. Itu semua akan menunjang kepada kelancaran kedepannya keberhasilan indonesia," ungkap Mayjen TNI Agus Rohman.

Simulasi pengamanan pemilu 2019 ini yang berlangsung hari ini, diikuti oleh 120 personel gabungan TNI - Polri di wilayah Kabupaten Purwakarta. Pada kesempatan ini 120 personel yang diterjunkan terdiri dari Resimen Armed 2/1 Kostrad, Yon Armed 9 Pasopati, Kodim 0619/Purwakarta, Polres Purwakarta, Satuan Brimob Purwakarta, SatPol PP, Damkar dan PMI Purwakarta. (DeR)

Posting Komentar

0 Komentar