.

Header ads

Header ads

Bagter Pussenarmed Bangun 9 Jamban Sehat Untuk Warga Kurang Mampu


BATUJAJAR - Upaya menciptakan lingkungan sehat, terus dilakukan Pussenarmed melalui Bagter Pussenarmed. Kali ini Bagter Pussenarmed melaksanakan pembuatan jamban sehat bagi masyarakat kurang mampu di wilayah binaan yakni Desa Girimukti Kecamatan Saguling Bandung Barat sejumlah 9 unit jamban baru.

“Program ini merupakan program sanitasi total berbasis masyarakat, yang pelaksanaannya dilakukan melalui Program Karya Bakti TNI semester I TA 2019 Bagter Pussenarmed yang dimulai sejak tanggal 11 Maret lalu dan direncanakan dalam bulan Maret ini tuntas,” terang Kabagter Pussenarmed Letkol Arm Jati Saptowibowo.W., S.I.P., Rabu (6/3).

Ditambahkannya, program ini juga guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

“Program Stop BABS dilakukan melalui kegiatan penyuluhan yang bersifat edutainment (edukasi dan entertainment) yakni dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan lingkungan dan pembuatan jamban,” terang Kabagter.

Tampak Kasibinter Mayor Arm Subarkah, S.Pd. bersama warga masyarakat, bahu membahu melaksanaan pembuatan jamban di rumah warga setempat, yang diawali dengan penggalian lubang septic tank.

Program sejuta jamban yang dicanangkan pemerintah dan mendapatkan respon yang positif dari warga. Mereka mengaku terbantu dengan adanya program ini. Warga juga menyatakan siap untuk membantu realisasi program tersebut.

Menurut warga, sebelumnya sebagian warga masih terbiasa BAB di sembarang tempat, sehingga lingkungan menjadi kurang sehat. Dengan adanya jamban keluarga ini, diharapkan akan mengikis kebiasaan BAB di sembarang tempat sehingga akan tercipta lingkungan sehat.

“Saya sangat senang dan berterimakasih mendapat bantuan pembuatan jamban, sehingga kami tidak perlu lagi buang air di sungai,” kata warga setempat dengan mata berbinar.

Sementara itu, Kades Girimukti, pak Dani, mengatakan, kebutuhan jamban sesuai data masyarakat yang belum memiliki jamban untuk Desa Girimukti tinggal beberapa unit. Harapannya semoga tahun depan ada lagi program serupa ini di desanya.(Penpussenarmed)

Posting Komentar

0 Komentar