.

Header ads

Header ads

Pangkostrad Sematkan Brevet "Cakra" Kepada 497 Prajurit Kostrad


SUKABUMI - Sebanyak 497 Prajurit Kostrad lulus mengikuti stardisasi prajurit Cakra, tahapan tersebut sekaligus mengakhiri 'Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Gelombang VII TA. 2019" di Pantai Palampang, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (27/5) pagi.

Secara resmi Pangkostrad Letjend TNI Besar Harto Karyawan SH, M.Tr (Han) menyematkan Brevet kebanggan pasukan elite baret hijau TNI AD, "Cakra" , di dada kiri para prajurit Kostrad.

"Selamat datang dan selamat bergabung sebagai prajurit Cakra. Kegiatan penutupan Latihan Standardisasi Prajurit Kostrad Gelombang VII TA. 2019 dan tradisi penyematan Brevet Cakra hari ini sebagai bentuk penerimaan serta pengukuhan  para Perwira, Bintara dan Tamtama menjadi bagian dari keluarga  besar  Kostrad,” Tegas  Pangkostrad.


Latihan standardisasi prajurit Kostrad bertujuan untuk membentuk prajurit - prajurit Kostrad, memiliki sikap disiplin tinggi dan mempunyai fisik yang prima serta menanamkan kebanggaan dan kecintaan terhadap satuan, sebagai wahana untuk memupuk jiwa korsa dan kebersamaan dengan menyiapkan kemampuan yang handal untuk melaksanakan segala macam bentuk penugasan, baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Prajurit Kostrad harus selalu siap dan mampu melaksanakan tugas operasi dalam segala bentuk, medan dan cuaca, serta siap digerakkan untuk melaksanakan tugas kapanpun dan dimanapun, baik dalam rangka operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang,” ujar Pangkostrad

“Setiap prajurit Kostrad harus memiliki kualitas kemampuan dan militansi yang dilandasi tekad untuk dapat mewujudkan profesionalisme sebagai prajurit Kostrad yang berdedikasi tinggi dan dicintai rakyat,” tambah Pangkostrad.

Ditegaskan Pangkostrad, setelah kalian mencapai taraf standardisasi prajurit Kostrad, prajurit Kostrad harus mengasah dan mempertajam 8 (Delapan) Kemampuan Cakra yang kalian miliki, antara lain kekuatan terhadap niat, sikap/prilaku, kekuatan dari pancaran mata, kekuatan  komunikasi, kekuatan Cakra untuk melumpuhkan lawan, kekuatan daya Imajinasi yang mampu membaca situasi dan memprediksi serta merencanakan, keputusan yang diambil melalui fakta/data dan keyakinan sebagai kekuatan yang maha dahsyat.

“Dengan berakhirnya latihan ini, saya menghimbau kepada seluruh prajurit agar selalu menjaga kehormatan, harga diri dan kebanggaan sebagai prajurit Kostrad,” ujar Pangkostrad.

Acara yang dimeriahkan dengan demontrasi dan bela diri ini dihadiri oleh Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Forkopimda Kabupaten Sukabumi, Koorsahli Pangkostrad, Asren Kostrad, para Asisten Kaskostrad, Kabalak Kostrad serta para Komandan Satuan Jajaran Kostrad.

Posting Komentar

0 Komentar