.

Header ads

Header ads

Resimen Armed 2/1 Kostrad Gelar Latihan Pengamanan Jelang Pemilihan Umum Gabungan TNI - Polri dan Instansi Pemda Kabupaten Purwakarta


PURWAKARTA. Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 Resimen Armed 2/1 Kostrad laksanakan latihan pengamanan gabungan antara TNI dan Polri, serta Intansi Pemerintahan Daerah Kabupaten Purwakarta di lapangan dan aula Batalyon Armed 9 Pasopati. Senin (11/2/2019).

Sesuai dengan tugas Pokok TNI pada Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang menegakkan kedaulatan negara, dalam mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Rakyat Indonesia (NKRI) serta melindungi segenap bangsa Indonesia, salah satunya adalah operasi militer selain perang.

"Salah satu dari tugas tersebut yakni melaksanakan bantuan kepada Pemda dan Polri dalam menangani kerusuhan sosial yang terjadi, menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman disintegrasi bangsa dan ancaman lainnya yang dapat mengganggu pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019 serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah," kata, Danmen Armed 2/1 Kostrad, Kolonel Arm Yuniar Dwi Hantono usai membuka acara gelar pasukan latihan pengamanan Pemilu 2019.

Dijelaskannya, bahwa latihan Pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden ini, diperlukan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan anggotanya dalam melaksanakan tugas bantuan kepada Pemda dan Polri dalam rangka pengamanan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden tahun 2019 secara berhasil dan berdaya guna.

"Karena tidak semua prajurit memahami tentang tugas-tugas apa yang dilakukan serta aturan pelibatan Rule Of Engagement (ROE), tentang bagaimana TNI memberikan bantuan kepada Polri, dalam pengamanan Pemilu presiden dan legislatif 2019," ungkapnya.

Ia menambahkan, pelatihan ini di mulai dari tahap teori hari pertama, hari kedua praktik dan ketiga nanti tahap aplikasi di lapangan serta simulasi.

"Untuk pengamanan nanti, Resimen Armed 2/1 Kostrad dalam hal ini Batalyon Armed 9 Pasopati menyiapkan kurang lebih satuan setingkat Batalyon yakni sebanyak 600 orang, belum diperkuat dari Resimen Armed 2/1 Kostrad. Artinya, Bataliyon Armed 9 Pasopati menyampaikan 600 pasukan untuk membantu tugas kepolisian dan pemerintah Kabupaten di wilayah Purwakarta," ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, Resimen Armed 2/1 Kostrad ini tidak hanya untuk membantu pengamanan Pemilu presiden dan legislatif di wilayah Purwakarta saja, namun untuk seluruh Indonesia.

"Selain di batalyon-batalyon yang berada di bawah Resimen Armed 2/1 Kostrad, kami pun siap apabila seluruh Indonesia meminta bantuan, kita siap, sesuai dengan perintah dari Satuan atas," pungkas, Danmen Kol Arm Yuniar Dwi Hantono. (DeR)

Posting Komentar

0 Komentar