.

Header ads

Header ads

"Operasi Simpatik" Pom TNI dan Satpom Gartap II/Bandung Bagikan 50 Helm Gratis Kepada Pengendara Motor TNI dan Warga Sipil

Foto : Kasgartap II/Bandung Marsma TNI Drs Embu Agapitus M.Si (Han) saat memeriksa giat Operasi Simpatik Gabungan Pom TNI, Satpom Gartap II/Bandung dan Dishub. Kepolisian dan HDCI Bandung, di Akses keluar Jalan Layang Pasupati menuju Gasibu, Bandung, Selasa (5/3/2019) pagi.(Ted)

BANDUNG - Polisi Militer (Pom) TNI dan Satuan Polisi Militer (Satpom) Garnisun Tetap (Gartap) II/Bandung menggelar operasi simpatik di akses keluar Jalan Layang Pasupati menuju gasibu, Selasa (5/3/2019) pagi. Di operasi simpatik ini Pom TNI dan Satpom Gartap menyasar prajurit TNI yang berkendara sepeda motor tanpa mengenakan helm  maupun helm yang tidak sesuai standard keselamatan.

Uniknya, Polisi Militer juga memberhentikan warga sipil yang kedapatan tidak menggunakan helm. Tapi jangan salah sangka dulu, Pomgar tidak memberikan tindakan kepada warga sipil, namun hanya memberikan imbauan sekaligus memberikan helm secara gratis kepada warga. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat tumbuh kesadaran akan keselamatan dengan selalu menggunakan helm Standard Nasional Indonesia.

Sebanyak 50 helm dibagikan dalam operasi simpatik Pomgartap II/Bandung secara gratis kepada pengendara TNI maupun pengendara warga sipil.

"Targetnya hari ini kita pada pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm ataupun yang mengenakan helm tapi yang tidak standard. Intinya kita memberikan kesadaran kepada para pengendara agar mereka sadar bahwa mengenakan helm standar itu tertib dan untuk keselamatan diri sendiri" Kata Kasgartap II/Bandung Marsma TNI Drs Embu Agapitus M.Si (Han) di lokasi operasi simpatik.


Warga sipil yang kedapatan tidak menggunakan helm kemudian diberikan imbauan agar tertib untuk keselamatan dan juga imbauan agar menggunakan helm standard.

Selanjutnya, "Berikutnya setelah kita memberikan semacam peringatan, kita harapkan untuk masyarakat sunda itu masyarakat yang berbudaya artinya dengan melakukan operasi simpatik memberikan mereka helm kita harapkan mereka tersentuh, untuk berikutnya kita harapkan mereka menyampaikan kepada teman-teman dan saudara betapa pentingnya mengenakan helm" Kata Marsekal bintang satu itu.

Respon masyarakat juga beragam, kaget campur bingung. Namun karena operasi bersifat simpatik dan berupa imbauan, masyarakat pun mendapat edukasi pentingnya helm untuk keselamatan berkendara.

"Respon masyarakat ada yang kaget, namun dengan cara yang simpatik, memberikan salam dan lebih humanis sehingga masyarakat merasa. Ini berifat ajakan kepada masyarakat" Ujar Kasgartap.

"Kita harapkan kedepan tidak ada lagi masyarakat yang tidak mengenakan helm maupun helm tidak layak" Tutup Kasgartap Marsma Embu Agapitus.

Dalam operasi gabungan yang melibatkan Sat Pomgartap, Dinas Perhubungan dan Kepolisian serta komunitas motor dari Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) ini turut dibagikan sebanyak 50 helm secara gratis.(Ted/Don)



Posting Komentar

0 Komentar