-->

Iklan

Pandemik Covid-19, 546 Calon Jemaah Haji Asal Kota Cimahi Batal Berangkat

Rabu, 03 Juni 2020, Rabu, Juni 03, 2020 WIB Last Updated 2020-06-02T17:13:16Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Kota Cimahi - Ratusan calon jemaah haji asal Kota Cimahi tahun ini dipastikan gagal berangkat akibat pandemik covid-19. Hal tersebut mengacu pada keputusan pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI yang membatalkan seluruh pemberangkatan calon jemaah haji Indonesia ditahun 2020.

Kepala Kemenag Kota Cimahi Munawir mengatakan, mengingat pandemi Covid-19 masih melanda hampir seluruh belahan dunia termasuk Indonesia dan Arab Saudi, berdampak terhadap batalnya 546 orang calon jemaah haji berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

"Betul, ibadah haji tahun ini dibatalkan. Ada 546 orang calon jemaah haji yang telah mendaftar dan melunasi namun batal berangkat setelah adanya keputusan dari pemerintah pusat mengingat masih masa pandemi," ujarnya saat dihubungi melalui selular, Selasa (2/6/2020).

Munawir menegaskan, calon jemaah haji yang telah mendaftar dan melunasi namun gagal berangkat tahun ini tidak usah khawatir. Pasalnya, biaya pendaftaran tersimpan aman di Bank dan akan menjadi prioritas pemberangkatan haji di tahun berikutnya.

"Biaya yang sudah masuk bisa diambil bagi jamaah yang mau mengundurkan diri. Uang itu bisa diambil melalui proses ke pusat atau Kemenag Pusat," ujarnya.

Selain itu, pembatalan pelaksanaan ibadah haji ini juga telah disosialisasikan kepada calon jemaah haji melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

"Kami juga sosialisasikan secara online melalui website Kemenag Kota Cimahi untuk diterus diinfokan kepada jemaah haji langsung atau visa Kantor Urusan Agama (KUA)," tuturnya.

Pembatalan pemberangkatan calon jemaah haji tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Agama Nomor 494/2020. Sesuai dengan amanat undang undang selain persyaratan ekonomi dan fisik, kesehatan dan keselamatan jemaah haji harus diutamakan mulai dari embarkasi, di Tanah Suci hingga kembali ke Tanah Air. (DST)
Komentar

Tampilkan

Terkini