-->

Iklan

UNJANI Peduli Pemulihan UMKM di Masa Pandemi Covid-19

Selasa, 27 Oktober 2020, Selasa, Oktober 27, 2020 WIB Last Updated 2020-10-27T02:35:37Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 



Cimahi - Kebijakan Social Distancing yang diterapkan Pemerintah sejak Pandemi Covid-19 merebak di Indonesia pada Maret 2020, imbasnya terjadi pelemahan kegiatan perekonomian masyarakat. 


Para pelaku UMKM yang terbukti tangguh dan tetap bisa bertahan pada kondisi krisis ekonomi di Indonesia sebelumnya, tampak sempoyongan menghadapi badai Corona yang tak kunjung mereda hingga saat ini. 


Menyikapi hal tersebut, Tim Pengabdian pada Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Achmad Yani segera mencanangkan Program Pemulihan UMKM di masa Pandemi Covid-19.  


Program ini merupakan implementasi Program Kemitraan Wilayah (PKW) Tahun ke-2 yang mendapatkan pendanaan dari Ditjen Dikti Kemenristek RI dan Pemerintah Kota Cimahi dalam bentuk Inkind. 


Pada tahun ini, program difokuskan pada upaya memulihkan bisnis UMKM di Kelurahan Cibeureum. 


Ketua Pengabdian pada Masyarakat (Pengmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Achmad Yani Santi Paramita mengatakan, UMKM harus peduli pada kelestarian lingkungan dalam menjalankan bisnisnya atau Green Business dan beralih ke pemasaran digital dalam memasarkan produknya.


"Oleh karena itu, program diwujudkan melalui pembuatan website UKIMACI atau Usaha Kita Maju di Cibeureum yang berisi database serta berbagai informasi dan berita terkait produk UMKM di Kelurahan Cibeureum Cimahi," kata Santi Paramita.


Seperti diketahui, berdasarkan hasil pendataan ulang, jumlah UMKM di Kelurahan Cibeureum saat ini sebanyak 3.728 pelaku usaha yang secara bertahap  diinput ke dalam Website. 


Lurah Cibeureum Ahmad Suparlan sangat mendukung kegiatan ini dan menekankan program yang mulai dilaksanakan sejak Agustus 2020 harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.



Sedsngkan pembuatan Website disinergikan dengan berbagai kegiatan seperti pelatihan dan pendampingan bagi pengelola Website yang terdiri dari pegawai Kelurahan dan perwakilan dari masing-masing RW yang terdiri dari 30 RW. 


Selain itu ada pula pelatihan tentang  pembuatan konten promosi, fotografi, desain merek, kemasan dan bantuan pembuatan kemasan, serta strategi pemasaran secara digital. 


Kegiatan ini dilakukan secara daring menggunakan media video tutorial, Zoom, serta WhatsApp group. 


Kegiatan pendampingan terkait penggunaan Website dan pemasaran digital melalui berbagai media online dilakukan setiap minggu di ruang serba guna kelurahan Cibeureum dengan peserta terbatas. 


Tim Pengmas juga membuat  gerai UMKM di Kelurahan Cibeureum untuk menampilkan dan memasarkan produk-produk UMKM. 


Di samping itu, dilakukan pula sosialisasi tentang pentingnya melakukan kegiatan bisnis yang ramah lingkungan (Green Bussines) serta menjaga kesehatan dan kebersihan di lingkungan usaha melalui video tutorial. 


Sinergi antara pelaku UMKM, Akademisi dan unsur Pemerinhtah ini diharapkan dapat membantu pemulihan UMKM pada masa pandemi Covid-19 ini.

Komentar

Tampilkan

Terkini