-->

Iklan


 

Kemauan dan Motivasi, Modal Dasar Para siswa dalam Proses Belajar

Rabu, 05 Mei 2021, Rabu, Mei 05, 2021 WIB Last Updated 2021-05-05T09:11:53Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Kabarmiliter.com || Bandung - Dengan bekal kemauan dan motivasi berdasarkan disiplin prajurit, para siswa diharapkan akan mampu menjalani pendidikan dengan baik. Selain itu, para siswa agar dapat memanfaatkan waktu dengan konsentrasi selama proses belajar. 
Kepada Skadik 201 dan Skadik 204 diharapkan dapat memberikan kesempatan seluas-luasnya dalam berbagai hal kepada para siswa, khususnya yang berkaitan langsung dengan proses belajar mengajar dan profesi. 

Hal tersebut disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Mohammad Nurdin dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadisops Letkol Lek Petrus Prihatin S, selaku pimpinan acara, pada pembukaan  SBIT (Sekolah Bahasa Inggris Teknik)  Angkatan ke-49 dan Sejurba Paskhas Angkatan ke-23 di lapangan apel staf II Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. Senin (3/5).

Dikatakannya, bahwa SBIT dan Sejurba Paskhas merupakan pendidikan dasar kejuruan yang diberikan kepada prajurit yang baru menyelesaikan pendidikan dasar Kemiliteran. Dengan maksud dan tujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan khusus di bidangnya. Selain itu, agar personel tersebut memiliki sikap perilaku seorang prajurit TNI Angkatan Udara yang berjiwa Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta memiliki kesemaptaan jasmani yang optimal.

"Sehingga para siswa mampu  menyelesaikan setiap tugas yang diberikan, yaitu sebagai pelaksana sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing," kata Kadisops.

Danlanud pun menekankan kepada para siswa yang telah menjadi prajurit TNI AU dengan segala konsekuensinya, dituntut untuk mentaati segala peraturan, baik tertulis maupun tidak tertulis.

"Sehingga saya berharap, peraturan tersebut dapat dilaksanakan serta dijabarkan sebaik mungkin. Karena lembaga pendidikan khususnya Skadik 201  dan 204, tidak akan mentolerir segala macam bentuk pelanggaran dan tetap memberlakukan reward and punishment bagi siswa sekalian," jelas Kadisops.

Pendidikan Sekolah Bahasa Inggris Teknik (SBIT) Angkatan ke-49 yang dilaksanakan di Skadik 201 diikuti 175 orang siswa Bintara selama tujuh bulan dengan 964 jam pelajaran. Sedangkan 20 orang siswa Sejurba Paskhas Angkatan ke-23 akan menempuh pendidikan di Skadik 204 selama tiga bulan dengan 576 jam pelajaran. (Red)
Komentar

Tampilkan

Terkini