-->

Iklan


 

Latihan Terjun Statik dan Terjun Bebas Militer Prajurit Brigif Para Raider 3 Kostrad

Kamis, 06 Mei 2021, Kamis, Mei 06, 2021 WIB Last Updated 2021-05-06T08:54:08Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Kabarmiliter.com || Maros - Bertepatan dengan bulan suci Ramadhan tidak menyurutkan  semangat 500 peterjun statik dari Yonif Para Raider 433 Kostrad dan 30 penerjun Terjun Bebas Militer (TBM) atau biasa disebut Free Fall dari Denpandutaikam Brigif Para Raider 3  Kostrad melaksanakan latihan terjun penyegaran di Desa Karang Tiga, Kecamatan Simbang, Kab. Maros. Sulawesi Selatan. Kamis (29/04/21). 

Latihan merupakan suatu kebutuhan yang mendasar bagi setiap prajurit, agar kemampuan dan keterampilan yang dimilikinya selalu terpelihara dan dapat ditingkatkan, sehingga harapan untuk memiliki prajurit yang profesional dapat terwujud. 

Kegiatan Jungar ini merupakan program rutin satuan jajaran Brigif Para Raider 3  Kostrad guna melatihkan kemampuan dan kemahiran para prajuritnya untuk senantiasa terus memelihara dan meningkatkan kemampuan para prajuritnya dalam rangka mendukung tugas-tugas kedepannya yang diberikan oleh Komando atas, sehingga setiap prajurit dapat melaksanakan tugas dengan baik mendapatkan keberhasilan dan kesuksesan. 

Kegiatan penerjunan dilaksanakan selama dua hari, setiap harinya dilaksanakan tiga shorty terjun statik dan satu shorty TBM,  dengan satu pesawat Hercules Short Body A-1330 dengan titik muat lanud  Sultan Hasanuddin Makassar dan Dropping Zone  (DZ) Desa Karang Tiga, Kecamatan Simbang dengan Komandan Latihan Danyonif Para Raider 433 Mayor Inf Yudhie Ardyan Saputro, S.I.P. 

Dalam pelaksanaan penerjunan penyegaran ini untuk penerjunan statik terbang diketinggian 1.400 feet dan untuk terjun bebas militer loncat pada ketinggian 9.000 feet dengan dua run. 

Danbrigif Para Raider 3 TBS Kostrad Kolonel Inf Fadli Mulyono saat meninjau latihan terjun mengatakan bahwa kegiatan terjun ini merupakan agenda tahunan dari Kostrad. Ini adalah latihan untuk mengasah kemampuan terjun baik individu maupun kelompok prajurit lintas udara untuk manuver pendadakan guna menguasai pertahanan tumpuan udara dan juga dipersiapkan untuk Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL). (Red)
Komentar

Tampilkan

Terkini