-->

Iklan


 

Danlanud Sulaiman: Tidak Ada Sesuatu yang Dapat Dicapai Tanpa Kerja Keras

Jumat, 18 Juni 2021, Jumat, Juni 18, 2021 WIB Last Updated 2021-06-18T11:13:44Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
KABARMILITER.COM || BANDUNG - Kepada para siswa bahwa apa yang saat ini akan dijalani pada hakekatnya adalah belajar. Belajar adalah sebagai proses yang dinamis. Hasil belajar tidak hanya menyangkut pengetahuan, tetapi juga berkaitan dengan sikap dan keterampilan. Prestasi belajar dapat dicapai dengan perjuangan yang tidak mengenal lelah dan putus asa. Sesuai dengan ungkapan, "tidak ada sesuatu yang dapat dicapai tanpa kerja keras".

Hal tersebut disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Mohammad Nurdin dalam sambutan tertulisnya melalui Kadisops Letkol Lek P. Prihatin Subagiyo, M.Han., saat bertindak sebagai pimpinan acara pada pembukaan Kursus Instruktur Para Dasar Angkatan ke-3 dan Susjurlata (Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama) Paskhas Angkatan ke-52 yang dilaksanakan di lapangan apel staf II Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung. Jum’at (18/06/2021).

Kursus Instruktur Para Dasar Angkatan ke-3 yang dilaksanakan kali ini bertujuan untuk mendidik dan melatih, agar para siswa memiliki pengetahuan, ketrampilan. Dan kemampuan sebagai instruktur para dasar.

“Selain itu, diharapkan para siswa  akan memiliki  kepercayaan diri yang lebih untuk  menghadap  berbagai  tugas yang akan datang,  disertai dengan  sikap profesional, proporsional,  dan penuh rasa tanggung jawab,” kata Kadisops. 

Begitu juga dengan para siswa susjurlata paskhas. Pembinaan siswa paskhas harus diarahkan pada pencapaian kualifikasi yang sesuai dengan tugas yang dihadapi, sehingga menghasilkan postur prajurit yang mencerminkan sikap disiplin, memiliki semangat juang yang tinggi, dan menguasai penggunaan peralatan yang dimiliki secara profesional. 

Danlanud Sulaiman mengharapkan agar para siswa yang mengikuti kedua pendidikan tersebut dapat mengikuti dengan penuh kesungguhan, disertai semangat, dan dedikasi  yang tinggi. “Dengan demikian, "output" yang dihasilkan dari kedua kursus ini diharapkan dapat diprogramkan  menjadi personel TNI Angkatan Udara yang mumpuni di bidangnya. Baik untuk bidang kejuruan paskhas maupun tenaga-tenaga instruktur para dasar yang handal,” jelas Kadisops.

Kursus IPD A-3 yang dilaksanakan selama lima bulan tersebut diikuti 22 siswa (1 Perwira siswa dan 21 Bintara). Sedangkan Susjurlata Paskhas diikuti 100 siswa tamtama yang berlangsung selama dua bulan. Kedua kursus tersebut diselenggarakan di Skadron Pendidikan 204 Lanud Sulaiman. (Red)
Komentar

Tampilkan

Terkini